Surabaya, DETIKTERANG Indonesia - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Gunung Lawu di wilayah administrasi Ngawi dan Magetan, Jawa Timur, kini telah meluas hingga Karanganyar di Jawa Tengah. Total luas wilayah yang rusak mencapai 1.990 hektare.
“Jumlah tersebut mencakup 1.250 hektare di Kabupaten Ngawi, 700 hektare di Kabupaten Magetan, dan 40 hektare di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah,” kata Kepala BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto saat dikonfirmasi, Kamis (5 Oktober).
Karena wilayah terdampak karhutla di Gunung Lawu sudah mencapai Jawa Tengah, maka partai akan membentuk kelompok kerja gabungan bidang kehutanan dan kehutanan di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Selain itu, proses pemadaman karhutla di Gunung Lawu juga terus berlanjut. Salah satu pilihannya adalah pemboman udara atau air. Sebanyak 13.600 liter air dipompa keluar.
Daerah selain Ngawi dan Magetan menjadi sasaran bom air. Namun juga di wilayah Karanganyar.
“Ditargetkan sebanyak 17 kali di wilayah Kabupaten Ngawi sejak pagi hingga sore hari. “Delapan kali di wilayah Karanganyar pada sore hari,” ujarnya.
BPBD Jatim juga akan terus berkoordinasi dengan BPBD Jateng di Lapangan Aji Negoro, Mbasri, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Wilayah Ngawi untuk menentukan titik-titik water bombing.
Selain pemadaman udara, BPBD juga melakukan operasi pemadaman kebakaran darat. Yakni membuat sekat agar api tidak semakin meluas.
“Tim jalur darat fokus membuat petak-petak balok batu atau bagian yang mencegah meluasnya api. - Agar api tidak meluas kemana-mana di kemudian hari, ujarnya.